Pura Ulun Danu Beratan di Bali, yang juga dikenal sebagai Pura Khayangan Jagat, merupakan salah satu destinasi wisata budaya terkemuka di Pulau Dewata. Pura ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemujaan umat Hindu, tetapi juga menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan, dikelilingi perbukitan dan Danau Beratan. Udara sejuk khas dataran tinggi menambah pesona tempat ini, yang bahkan tergambar pada uang rupiah Rp 50 ribu.
Bagi Anda yang tertarik mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan, berikut adalah rangkuman informasi mengenai sejarah, kompleks pura, rute, jam buka, hingga harga tiket masuknya.
Sejarah Pura Ulun Danu Beratan
Pura Ulun Danu Beratan didirikan pada tahun 1556 Saka atau 1634 Masehi oleh I Gusti Agung Putu, sesuai catatan dalam Lontar Babad Mengwi. Kompleks candi air ini dipelihara oleh empat satakan dari desa-desa sekitarnya, yang masing-masing bertanggung jawab atas beberapa bendesa adat. Satakan Candi Kuning mengayomi lima bendesa adat, satakan Bangah tiga bendesa adat, satakan Antapan empat bendesa adat, dan satakan Baturiti enam bendesa adat.
Karena statusnya sebagai Pura Khayangan Jagat, Pura Ulun Danu Beratan menjadi lokasi penting bagi umat Hindu untuk melaksanakan persembahyangan pada hari-hari besar seperti Purnama, Tilem, dan Galungan. Doa-doa dipanjatkan untuk memohon kesuburan lahan pertanian, kemakmuran masyarakat, kesejahteraan manusia, serta kelestarian alam dari segala bencana.
Kompleks Pura Ulun Danu Beratan
Di Pura Ulun Danu Beratan, terdapat lima kompleks pura dan satu stupa Buddha yang dikelola oleh empat satakan. Masing-masing kompleks memiliki fungsi dan keunikan tersendiri:
- Penataran Agung: Pura ini didedikasikan untuk memuja Tri Purusha Siwa (Siwa, Sadha Siwa, dan Parama Siwa). Lokasinya menghadap selatan, dapat diakses setelah melewati candi bentar menuju Danau Beratan.
- Pura Prajapati: Ditandai dengan pohon beringin besar, pura ini berfungsi sebagai istana Dewi Durga dan merupakan pura pertama yang ditemui pengunjung setelah loket tiket. Pura ini menghadap ke barat.
- Pura Dalem Purwa: Terletak di tepi selatan Danau Beratan dan menghadap timur, pura ini memiliki tiga pelinggih utama: pelinggih dalem purwa untuk pemujaan Dewi Durga dan Dewa Ludra, Bale Murda Manik sebagai balai pemaruman, dan Bale Panjang untuk perlengkapan upacara.
- Pura Taman Beji: Digunakan sebagai tempat upacara ngebejiang untuk memohon air suci guna menyucikan sarana upacara, serta sebagai lokasi upacara melasti menjelang Hari Raya Nyepi.
- Pura Lingga Petak: Tempat pemujaan Dewa Wisnu dan Bhatari Dewi Danu, pura ini memiliki empat pintu yang menghadap ke empat arah mata angin. Di dalamnya terdapat sumur keramat yang dipercaya sebagai sumber air dan kesuburan kawasan Danau Beratan, diapit oleh batu besar berwarna hitam dan merah.
- Stupa Buddha: Menghadap ke selatan dan berada di luar kompleks pura utama, stupa ini melambangkan kerukunan antarumat beragama.
Rute Menuju Pura Ulun Danu Beratan
Pura Ulun Danu Beratan berlokasi di Danau Beratan, Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. Perjalanan dari Bandara Ngurah Rai diperkirakan memakan waktu sekitar 2 jam 16 menit, dengan kontur jalan yang menanjak dan berkelok-kelok melintasi area perbukitan.
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk
Pura Ulun Danu Beratan buka setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 19.00 Wita pada hari Senin hingga Jumat dan Minggu. Khusus pada hari Sabtu, pura buka lebih awal mulai pukul 05.00 hingga 19.00 Wita.
Untuk memasuki kawasan Pura Ulun Danu Beratan, wisatawan dewasa dikenakan biaya tiket masuk Rp 30.000, sementara anak-anak Rp 20.000. Selain itu, terdapat biaya parkir sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor, Rp 5.000 untuk mobil, dan Rp 10.000 untuk bus.
Fasilitas Pendukung
Kawasan Pura Ulun Danu Beratan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Terdapat restoran, toko suvenir, serta beragam spot menarik. Pengunjung dapat menikmati aktivitas wisata air seperti bermain speed boat, bebek air, dan sampan dayung. Terdapat pula kolam ikan yang bisa menjadi lokasi berfoto dan memberi makan ikan, serta jasa foto bersama hewan. Bagi yang ingin bersantai, tersedia taman yang indah, coffee shop, dan restoran dengan berbagai pilihan menu.